Perbedaan Mutiara Asli dengan Mutiara Palsu

Para ahli menyarankan menggunakan sejumlah pengujian terhadap mutiara anda untuk menentukan kemungkinan palsu.

  1. Letakan mutiara dimulut anda dan gosok atau gigit dengan lembut ( hati-hati dalam melakukanya karena mutiara dapat tertelan) jika terasa licin, berarti itu palsu. Karena yang asli terasa agak/ sedikit keset seperti berpasir test ini selalu digunakan sepanjang waktu oleh orang-orang yang hidupnya berkecimpung didunia mutiara.
  2. Letakan ditelapak tangan dan timbang-timbanglah, mutiara yang asli akan terasa berat sedangkan yang palsu ringan kecuali mutiara palsu tersebut terbuat dari butiran kaca.
  3. Apabila mutiara tersebut telah berlobang , anda dapat mengunakan kaca pembesar dan lihat di pingiran lobang tersebut apabila mutiara asli pingiranya terlihat halus dan tajam sedangkan yang palsu akan terlihat kasar dan tidak rata.
  4. Bisa juga dengan membakarnya jika meleleh jelas itu palsu mutiara asli tidak terbakar khusus mutiara air tawar dia akan seperti kesan terbakar namun tidak meleleh.
  5. Amatilah mutiara anda apakah ada garis / belangnya , kebanyakan mutiara yang asli mempunyai sedikitnya satu garis / belangnya, yang palsu samasekali tidak cacat atau mulus. (catatan kebanyakan mutiara asli keadaanya seperti itu, namun bila anda dapati mutiara anda tidak ada cacat sama sekali namun apabila test no 1-4 telah dilakukan dan menunjukan keaslianya maka lebih baik untuk memastikan anda datang kepada yang ahli untuk pengujian dengan X-ray untuk menetukan asli atau tidaknya.)
  6. Mutiara yang asli jauh lebih mahal dari yang palsu.
    Sedangkan perbedaan Mutiara Budidaya (Caltured Pearl) atau Mutiara alami (Nature Pearl) terletak pada cara mendapatkanya dengan kata lain keduanya asli namun cara mendapatkanya berbeda , kalau mutiara budidaya jelas karena dikembang biakan oleh manusia atau mutiara didapat karena campur tangan manusia yaitu dengan jalan memasukan butiran kecil (nucleating) kedalam organ gonad kerang hidup sehingga lambat laun tubuh kerang tersebut melakukan reaksi dengan mengeluarkan semacam lendir membungkus butiran yang dimasukan tadi selama bertahun-tahun sehingga butiran kecil tadi menjadi mutiara yang semakin lama semakin membesar.
    Sedangkan mutiara alami didapat dari kerang di alam bebas dan saat ini mutiara alami sangatlah jarang karena kelangkaanya. Karena setiap kerang hidup di alam bebas belum tentu ada mutiaranya karena proses masuknya benda asing dalam tubuh kerang tidak dilakukan oleh manusia boleh jadi masuknya benda asing tersebut seperti pasir atau benda lain yang secara tidak sengaja masuk dalam kerang tersebut dan terjadilah proses terjadinya mutiara.

Cara merawat Mutiara

  1. Hindari bersentuhan dengan Parfum Kosmetik dan bahan-bahan kimia (asaman /alkalin)
  2. Hindari mandi dengan mengenakan mutiara karena air panas akan mempengaruhi kecemerlangan (Luster) dari mutiara.
  3. Tempatkan mutiara kedalam tempat dari bahan yang lembut seperti sutra atau bludru untuk menghindari goresan dari benda benda yang kasar.
  4. Jangan menempakan mutiara dalam temperatur tinggi atau sinar matahari langsung karena akan mempengaruhi “luster”nya.
  5. Jangan Menempatkan mutiara dalam kotak atau tempat bekas bedak atau platik yang rapat karena akan mempengaruhi kilaunya , lebih baik sedikit ada ventilasinya.
  6. Jangan sampai mutiara bersentuhan dengan minyak karena komponen utama mutiara adalah Kalsium karbonat, jika cairan asam mutiara akan pudar kilaunya.
  7. Pergunakan sikat gigi yang berbulu lembut untuk membersihkan mutiara dengan menggunakan sabun yang netral (contohnya Klerak kalau dijawa), setelah bersih masukan dalam air bersih dan seka dengan handuk yang lembut kemudian keringkan dengan cara menganginkannya.
Disalin dari penjualpermatamartapura.wordpress.com
Exit mobile version