Stainless Steel dan Magnet

Magnet lumrah digunakan untuk pengetesan jenis bahan aksesoris garmen mulai dari besi, baja, stainless, kuningan hingga kaleng. Stainless steel termasuk bahan tidak berkarat disandingkan dengan kuningan.

Pada dasarnya, Stainless steel digolongkan menjadi tipe yang nempel magnet (ferritic, martensitic dan duplex) dan tipe yang tidak nempel magnet (austenitic)

Tipe Duplex yang mahal juga dikategorikan sebagai magnetis. Tipe 304 juga bisa sedikit magnetis jika di proses tekuk, potong atau drawing.

Anda bisa menggunakan magnet untuk membedakan austenitic (SUS201/ 304/ 316) dari tipe ferritic/martensitic (430, 410 dll).

Stainless yang nempel ke magnet bukan berkualitas jelek. Semua jenis stainless punya fungsi masing masing. DUPLEX adalah tipe magnetis yang memiliki ketahanan korosi yang lebih kuat dari SUS304 dan SUS316.

SUS304 yang di potong atau dibentuk bisa menjadi sedikit magnetis. Anda bisa mencoba menempelkan magnet ke baut yang terbuat dari SUS304, pasti akan terasa sedikit magnetis.

Asumsi dimana stainless yang nempel magnet adalah stainless jelek adalah keliru. Ketika anda membeli SUS304, anda diberi SUS201 yang tidak magnetis. Padahal harga SUS201 jauh lebih murah karena mengandung nickel rendah.

I was the manager of software development and IT at the company’s CV. Abadi Label. Experienced more than 10 years of managing the website using a variety of software including wordpress cms, drupal, joomla, prestashop, magento, etc.

No ratings yet.

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

186 queries. 1,462 seconds
WordPress Themes